Supaya produktivitas meningkat, tulisan kali ini akan membahas tips sawit berbuah lebat, cara merawatnya dengan benar dan pupuk apa yang harus digunakan.
Tips dan Cara Kelapa Sawit Berbuah Lebat
Tanaman berbuah lebat tentu menjadi harapan semua petani kelapa sawit. Agar hasil produksi optimal perlu tahu pupuk agar sawit tidak trek. Trek adalah kondisi sawit tidak berbuah banyak seperti biasanya.
Kunci utama ada pada pemeliharaan kelapa sawit secara benar dengan pilihan pupuk paling tepat. Bagaimana tips dan cara supaya sawit buahnya lebat dan tidak trek? Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Metode Pemeliharaan Menyesuaikan Lingkungan
Lahan sawit antara daerah satu dengan yang lain berbeda-beda, seperti jenis tanah dan cuaca. Maka, membutuhkan pemeliharaan yang berbeda menyesuaikan lingkungan.
Misalkan sawit pada lahan mineral tidak butuh banyak Fe dan Ce. Akan tetapi berbanding terbalik pada sawit lahan gambut. Media gambut membutuhkan pupuk untuk buah sawit supaya besar dan berat seperti Fe dan Cu dalam jumlah banyak dengan sistem drainase terbaik.
2. Pengendalian Gulma
Tanaman pengganggu pada tanaman pokok disebut gulma. Gulma yang semakin rimbun mengganggu tumbuh kembang kelapa sawit bahkan bisa menimbulkan hama penyakit dan sawit kekurangan nutrisi.
Untuk itu butuh penanganan gulma secara rutin sehingga unsur hara dalam tanah selalu tersedia dan mencukupi nutrisi sawit.
3. Penggunaan Alat Berteknologi Canggih
Dukungan alat berteknologi canggih memudahkan pemeliharaan kelapa sawit. Alat dan mesin pertanian ini membantu petani dalam memelihara kelapa sawit dengan baik.
Meskipun, adanya alat mesin membutuhkan biaya tinggi tapi akan memaksimalkan efisiensi biaya produksi.
4. Pemupukan Sesuai Jadwal dengan Dosis Tepat
Jarak waktu pemupukan kelapa sawit berbeda-beda tergantung kebutuhan dan usia tanaman. Namun, yang pasti pemupukan sesuai jadwal dengan dosis tepat.
Pupuk yang digunakan standar seperti ZA dan urea. Untuk lebih bagusnya dengan pupuk berkualitas seperti pupuk organik dengan banyak manfaat. Manfaat pupuk organik adalah tanaman bisa berbuah lebat, anti trek dan tetap dapat menjaga kelestarian lingkungan.
5. Pengaturan Penunasan
Aturan untuk penunasan bertujuan agar struktur tanaman kelapa sawit tetap terjaga dan meningkatkan produktivitas.
Usia kurang dari 9 tahun aturan penunasan songgo 3. Umur 9-15 tahun dengan penunasan songgo 2. Jika lebih dari 15 tahun usianya dengan penunasan songgo 1. Songgo merupakan pelepah penyangga buah agar buah matang maksimal.
6. Metode Panen yang Benar
Jenis pupuk kelapa sawit agar berbuah lebat ada banyak pilihan dengan tetap memperhatikan kebutuhan sawit agar panen melimpah. Pastikan juga saat panen harus dengan metode teknik yang benar.
Apabila sembarangan, tanaman sawit bisa stres dan menurunkan tingkat produktivitas tanaman. Sawit yang stres akan sulit mengeluarkan bunga lagi sehingga buahnya tidak bisa lebat.
Tips di atas bisa diterapkan agar buah lebat dan hasil panen melimpah. Pilihan pupuk harus berkualitas dan ampuh untuk meningkatkan mutu dan buah.





